Hai para jobseekers! Wawancara kerja biasanya menjadi penentu kelulusan anda di suatu perusahaan. Wawancara ditempatkan di akhir seleksi sebagai penentu anda berkualifikasi dengan pekerjaan tersebut atau tidak. Banyak orang yang gagal di tahap ini. Ada baiknya nih buat jobseekers sekalian untuk membaca beberapa tips berikut sebelum menjalankan wawancara kerja.
1. Persiapan
Sebelum melakukan wawancara sebaiknya terlebih dahulu memahami diri anda sendiri. Mengapa? Akan lebih baik jika anda memahami diri anda terutama potensi yang ada pada diri anda untuk membantu anda menghadapi pewawancara nantinya. Jangan sampai anda tidak tahu kelebihan dan kekurangan anda sendiri karena bisa saja hal ini ditanyakan oleh si pewawancara. Selain itu, pastikan anda datang tepat waktu pada saat wawancara berlangsung. Perkirakan waktu keberangkatan anda, jangan sampai kepanikan karena terlambat membuat anda kacau pada saat wawancara. Yang paling penting lagi nih jobseekers, persiapkan pakaian yang akan anda kenakan untuk wawancara. Pastikan pakaian anda sopan, rapi, tidak kusut, dan wangi (psst jangan berlebihan ya wanginya). Persiapkan segala berkas yang perlu dibawa pada saat wawancara sehari sebelumnya. Alright, jika persiapan sudah selesai, mari lihat tips selanjutnya.
2. Perhatikan Gesture Anda Ketika Wawancara
Gesture sangat dilihat oleh si pewawancara, apalagi jika pewawancara anda seorang psikolog, anda harus sangat berhati-hati.
Do: (a) Duduk Tegak. (b) Tersenyum. (c) Bersikap tenang.
Don't: (a) Duduk Membungkuk. (b) Kepala mendongak. (c) Menggoyangkan kaki. (d) Menyilangkan kaki. (e) Menyilangkan tangan di dada. (f) Menggaruk hidung. (g) Berulang kali memegang rambut. (h) Mata melihat ke arah selain ke pewawancara. (h) bersikap terlalu percaya diri. (i) Menggulung kartu nama saat wawancara. (j) Terlalu emosional. (k) Merokok
3. Persiapkan Question List
Ada baiknya anda mempersiapkan daftar pertanyaan yang mungkin saja ditanyakan oleh pewawancara. Beberapa pertanyaan ini adalah Frequently Asked Question dalam beberapa wawancara kerja.
(a) Apa kelemahan dan kelebihan yang anda miliki?
(b) Bagaimana anda mengatasi stress anda?
(c) Mengapa anda melamar di perusahaan kamu?
(d) Berapa anda meminta gaji jika anda diterima di perusahaan kami?
(e) Mengapa anda menjalani kuliah di jurusan tersebut?
(f) Mengapa kami harus menerima anda?
(g) Apa rencana anda 5 tahun ke depan?
(h) Apa hobi anda?
(i) Berapa lama anda menjadi pencari kerja?
(j) Apakah kesuksesan terbesar anda?
(k) Bagaimana anda bekerja dalam tim?
(l) Anda sudah menikah? Jika belum, kapan rencana menikah?
(m) Apakah anda dapat bekerja dibawah tekanan?
(n) Apakah anda pernah gagal?
4. Jangan sombong dan jangan rendah diri
Jika anda mempunyai prestasi segudang, jangan sekali-kali anda show off di depan pewawancara. tetapi jika anda tidak mempunyai prestasi apapun, jangan pula anda terlalu merendahkan diri. Percaya dirilah! tetapi jangan berlebihan yaa..
5. Kenali tipe-tipe pewawancara
Ada beberapa tipe pewawancara yang harus anda waspadai. Pewawancara terkadang akan mengaduk-aduk emosi anda untuk mengenal karakter anda. Tetaplah tenang dan jadilah diri sendiri.
Semoga tips ini membantu para jobseekers untuk mengembangkan dirinya saat wawancara tiba. Good luck! Jangan lupa berdoa dan belajar ;)
-Originally Post-